Merasa Paling Sempurna itu yang Buat Jadi Tak Sempurna

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Mungkin kita pernah menjumpai orang yang merasa paling benar, paling sempurna di dirinya, padahal sikap itu justru menjadikan dia ria dan sombong, sehingga dia menjadi tak sempurna lagi.

Hidup adalah berusaha menjadi lebih baik

Sempurna kata-kata itu memang yang selalu dicari dan diinginkan semua orang, kalau istilahnya untuk orang yang selalu merasa sempurna adalah perfeksionis. Tak salah memang menjadi seorang perfeksionis atau merasa paling sempurna, namun alangkah baiknya jika sifat itu tidak merugikan orang lain, apalagi sampai merendahkan orang lain, jelas ini menjadi tidak baik.

Sebagai muslim, kita tahu kesempurnaan hanya milik Allah SWT, manusia adalah ladang ketidak sempurnaan, tapi sifat tak sempurna itu akan lebih baik jika kita membuatnya jadi satu kelebihan kita.

Saya pernah membaca satu tulisan yang menyatakan bahwa “Jika kesempurnaan sebagai motivasi maka ketidaksempurnaan sebagai investasi.” Ini menarik karena sempurna dan tak sempurna menjadi perpaduan yang cocok. Setidaknya kita bisa menjadikan hidup lebih nyaman dan baik dengan kesempurnaan yang tidak sempurna yang kita miliki.

Contoh kecil terkadang kita temui orang yang selalu menuntut orang lain harus mau dan bisa mengerjakan apa yang diinginkan, tak perlu menjadi seperti itu, tapi kita lihat dari sisi lain, kalau dia tak bisa melakukan apa yang kita mau, coba tengok kelebihan yang dimilikinya, siapa tahu justru itu bisa bersinergi.

Yang perlu kita ingat, manusia punya kekurangan dan kelebihan, jadi janganlah suka meremehkan dan mengecilkan orang lain, padahal setiap orang punya kelebihan yang mungkin tidak kita miliki. Dari setiap orang kita bisa belajar, so hargai orang lain juga🙂

Tulisan ini hanya mau mengingatkan untuk kita bisa terus belajar dan introspeksi atas apapun , sehingga membuat kita jadi merasa paling benar dan ujung-ujungnya menjadi sombong dan ria.

Untuk itu di bulan yang penuh berkah bulan Ramadhan ini, mari sama-sama tundukkan kepala dan mohon ampun atas kesalahan yang terjadi, semoga tulisan ini bisa memberikan sedikit pencerahan buat semua..

Mohon maaf apabila ada kata-kata yang tidak berkenan, karena saya memang bukan Manusia yang Sempurna. .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: