Andai Pertandingan Bola Setiap Hari

Ngomongin soal pertandingan bola antara Indonesia lawan Turkmenistan kemarin rasanya masih belum basi ya.. rona kebahagiaan masih terpancar di wajah masyarakat kita atas kemenangan 4-3 tim Garuda.

Gegap gempita sekitar 80 ribu penonton di Stadion Senayan kemarin pula yang akhirnya mengantarkan timnas Indonesia ke putaran selanjutnya, yakni pra piala dunia, Indonesia pun akhirnya lolos ke 20 besar.. Alhamdulilah, meski baru permulaan tapi prestasi ini cukup membanggakan, begitu pun saya yang masih bangga dengan perjuangan para Timnas Garuda semalamūüôā

Sebenarnya, yang ingin saya tulis di sini bukanlah saja hanya tentang kemenangan Indonesia tadi malam, namun kondisi dan suasana hampir di setiap wilayah Indonesia  saat pertandingan berlangsung.

Foto: Dananjoyo - Jurnas

Mungkin banyak yang pada setuju jika saya katakan kondisi aman dan kondusif saat banyak orang menyaksikan pertandingan  semalam, baik yang menonton langsung ataupun hanya melalui layar kaca di rumah maupun nonton bareng di tempat-tempat yang menyediakan nonton bareng.

Di Jakarta sendiri yang biasanya macet di jam tersebut, berubah menjadi lengang, di setiap jalan yang saya lewati, kebanyakan orang menonton pertandingan tersebut, yang tak kalah menariknya; semua orang mau yang anak-anak, remaja, maupun orang dewasa bercampur menjadi satu, begitupun di stadion sendiri, tua, muda, kaya dan miskin berbaur menjadi satu demi satu suara INDONESIA.

Padahal, kondisinya jauh berbeda jika pertandingan bola tak ada,  kesalahpahaman karena hal kecil saja bisa menjadi sumber keributan. di mana semua saling tuding menuding, kisruh politik tak pernah sepi, kriminal hampir setiap hari dan tak sedikit antara kita saling curiga mencurigai dan rasa tidak percaya satu dengan yang lainnya semakin tinggi.

Tapi kenapa, hanya karena pertandingan bola yang cuma sekitar 2 jam semua masalah biasanya bisa terlupakan sejenak, dan ini bukanlah yang pertama, mungkin kita ingat dari  beberapa pertandingan bola, seperti Indonesia VS Malaysia di Piala AFF 2010 lalu, meskipun kalah tapi rasa kebanggaan atas Indonesia seakan tak luntur. Tak hanya pertandingan di Indonesia, pertandingan yang lebih besar sekelas piala dunia  juga bisa membuat suasana lebih aman dan tenang.

Ahh, andai saja pertandingan bola ada setiap hari, macet mungkin jadi hal yang aneh, hehehe..tak terbayang indah, aman dan tenteramnya negeri ini.. semoga meski pertandingan bola tidak setiap hari ada, tapi saya berharap suata saat negeri ini benar-benar bisa terwujud sebagai negeri aman dan tenteram dan bisa menumbuhkan semangat nasionalisme di diri kita.. Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin. Dheeta

One Response to “Andai Pertandingan Bola Setiap Hari”

  1. Tanpa PSSI Indonesia bisa kok.. *dislike for PSSI*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: